"Melalui fasilitas PKE, LPEI menjalankan mandat negara untuk memastikan produk manufaktur unggulan Indonesia, seperti yang dihasilkan PT INKA, terus memperluas penetrasi ke pasar global. Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat. LPEI akan terus mendukung para eksportir Indonesia melalui pembiayaan, penjaminan, dan asuransi guna mendorong pertumbuhan ekspor serta perekonomian nasional yang berkelanjutan," ujar Anton dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).
Kucuran dana sebesar USD8,5 juta ini mencatatkan fasilitas kedua yang dikucurkan LPEI kepada grup PT INKA.
Pada 2024, LPEI juga telah memberikan pembiayaan senilai USD11,9 juta kepada anak usaha PT INKA, yakni INKA Multi Solusi (IMS), yang terdiri atas fasilitas pembiayaan sebesar USD7,7 juta dan fasilitas penjaminan sebesar USD4,2 juta, untuk mendukung pengiriman gerbong kereta ke pasar Selandia Baru.
Wagon tipe SOW6 tersebut dirancang khusus dengan spesifikasi teknis yang disesuaikan dengan standar operasional perkeretaapian Selandia Baru, membuktikan keandalan rekayasa (engineering) dan kapasitas produksi industri dalam negeri.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT INKA, Prihanto Herbowo, mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari LPEI yang dinilai krusial dalam menjaga kelancaran proyek-proyek strategis perseroan.