AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Luhut: Orang yang Menjelekkan Ekonomi RI Bukan Orang Indonesia!

ECONOMICS
Viola Triamanda/MPI
Rabu, 25 Mei 2022 17:35 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ekonomi Indonesia saat ini sangat baik setelah diterpa pandemi covid-19.
Luhut: Orang yang Menjelekkan Ekonomi RI Bukan Orang Indonesia! (FOTO: MNC Media)
Luhut: Orang yang Menjelekkan Ekonomi RI Bukan Orang Indonesia! (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ekonomi Indonesia saat ini sangat baik setelah diterpa pandemi covid-19. Bahkan menurutnya, yang bilang ekonomi Indonesia jelek pastinya dia bukan orang Indonesia.

"Saya heran ada yang menjelek-jelekkan Indonesia dan banyak yang berbicara tanpa data, padahal infasi kita sangat kecil dibandingkan negara lain, hanya 3,5 persen. Dan seperti kita tahu, inflasi dapat menjadi tolak ukur perekonomian suatu negara" terangnya  dalam Seminar Nasional, Rabu (25/5/2022).

Menurutnya kekayaan Indonesia yang melimpah jika diatur dengan bagus tentunya akan berbuah manis dan meningkatkan perekonomian. 

"Karena semuanya di manage dengan baik, ekspor kita saat ini bagus, impor juga bagus, pajak kita juga bagus bahkan tahun ini lebih dari 300 Triliun, saya harap semua pihak mendukung perekonomian jangan ada yang berpikir dengan tidak positif begitu" ucapnya.

Selain itu kehebatan Indonesia juga dapat dinilai dari strategi penangan Covid-19. Pasalnya penanganan yang handal membuat pandemi memulih lebih cepat. Sehingga tidak ada lagi alasan pertumbuhan ekonomi terhambat pandemi. 

"Tiga indikator yang kami gabungkan menjadi satu untuk penanganan pandemi adalah Facebook Mobility, Google Traffic, Intensitas Cahaya di malam hari dari NASA. Hal ini berhasil sehingga dengan pemulihan covid yang kuat dan penanganan ekonomi yang handal maka Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik" ucapnya.

Ia juga menyayangkan adanya beberapa oknum yang menjelek-jelekan Indonesia tanpa adanya data.

"Mana yang mau bilang Indonesia jelek? ini saya ngomong berdasrkan data, yang menjelekkan Indonesia itu bukan orang Indonesia" tutup Luhut. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD