AALI
9900
ABBA
408
ABDA
6500
ABMM
1570
ACES
1275
ACST
238
ACST-R
0
ADES
3030
ADHI
1085
ADMF
7775
ADMG
194
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
192
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1020
AKRA
4290
AKSI
404
ALDO
910
ALKA
236
ALMI
246
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.34
-0.03%
-0.16
IHSG
6619.32
0.25%
+16.76
LQ45
949.94
-0.02%
-0.23
HSI
24053.21
0.29%
+69.55
N225
28774.05
1.12%
+318.45
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Luhut Perketat Kedatangan Penerbangan Luar Negeri: Wajib Karantina! 

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Selasa, 28 September 2021 07:44 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memastikan untuk  kedatangan luar negeri diperketat.
Luhut Perketat Kedatangan Penerbangan Luar Negeri: Wajib Karantina!  (Dok.MNC Media)
Luhut Perketat Kedatangan Penerbangan Luar Negeri: Wajib Karantina!  (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan memastikan untuk  kedatangan luar negeri diperketat guna mencegah penyebaran Covid-19, khususnya dari negara-negara yang memiliki kecenderungan penularan yang tinggi.

"Kedatangan orang asing juga kami lakukan pengetatan untuk orang dari daerah-daerah yang kita anggap punya kecenderungan tinggi atau level 4, istilah kita," kata Menteri Luhut melalui  keterangan yang diterima MNC Portal Indoensia, Selasa (28/9/2021). 

Dalam kesempatannya, Luhut menyebutkan sejumlah negara yang dinilai memiliki potensi penularan tinggi yaitu Amerika Serikat dan Turki.

"Ada  beberapa negara seperti Amerika Serikat dan juga Turki, itu juga dalam kategori cukup tinggi. Dari Saudi Arabia juga tingkat di sana rendah, jadi dalam perjalanan kena, itu langsung kita bawa dikarantina. Jadi sekarang tidak diperiksa di airport, langsung bawa ke karantina," tambahnya

Luhut mengatakan pemerintah pun tegas langsung melakukan karantina bagi mereka yang datang dari luar negeri, bahkan jika mereka datang dari daerah dengan tingkat penularan rendah.

“Kami juga memastikan proses karantina selama 8 hari untuk mereka yang baru datang dari luar negeri tetap dilakukan. Hal itu dilakukan atas saran epidemiolog,” ujarnya.

Lebih lanjut, sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga akan mengatur jadwal kedatangan penerbangan dari luar negeri. Hal itu dilakukan untuk mencegah penumpukan dan berpotensi menyebabkan penularan.

"Penerbangan yang datang dari luar negeri akan diatur kedatangaannya supaya tidak terjadi penumpukan. Ini untuk menghindari juga hal lain," pungkas Luhut. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD