IDXChannel - Penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah masih berdampak pada operasional penerbangan internasional dari Indonesia.
Hingga Senin, 2 Maret 2026 pukul 13.00 WITA, tercatat total 15 penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengalami pembatalan, terdiri dari delapan keberangkatan dan tujuh kedatangan.
Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi mengatakan, pembatalan tersebut merupakan dampak langsung dari penutupan ruang udara di wilayah konflik.
Meski demikian, operasional bandara secara umum tetap berjalan normal dan pelayanan kepada penumpang tetap berlangsung optimal.
"Dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).