Maskapai yang terdampak meliputi Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways dengan rute tujuan dan asal Timur Tengah. Sejumlah jadwal penerbangan sejak 28 Februari hingga 2 Maret terpaksa dibatalkan, baik untuk penerbangan keluar maupun masuk Denpasar
Gede Eka Sandi Asmadi menyebut total calon penumpang keberangkatan yang terdampak mencapai 3.197 orang. Penanganan terhadap penumpang dilakukan sesuai kebijakan masing masing maskapai, termasuk pengaturan ulang jadwal dan layanan kompensasi.
Selain itu, pihak bandara telah menyiapkan skema pengaturan parkir pesawat untuk mengantisipasi pesawat dari penerbangan terdampak. Sebanyak lima pesawat dari tiga maskapai dialokasikan pada parking stand khusus.
Koordinasi juga terus dilakukan bersama AirNav Indonesia guna memantau kondisi ruang udara terdampak serta dengan aparat keamanan untuk memastikan situasi bandara tetap kondusif.
Pihak pengelola mengimbau calon penumpang agar selalu berkomunikasi dengan maskapai terkait pembaruan jadwal. Bandara juga menyediakan layanan help desk di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional serta contact center di nomor 172 untuk informasi terbaru.