AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Lupa Jadwal, 12.716 Warga Manado Melewatkan Vaksinasi Kedua

ECONOMICS
Subhan/Kontributor Manado
Kamis, 15 Juli 2021 10:01 WIB
Ribuan warga Kota Manado melewati jadwal vaksinasi kedua .
Ribuan warga Kota Manado melewati jadwal vaksinasi kedua . (Foto: MNC Media)
Ribuan warga Kota Manado melewati jadwal vaksinasi kedua . (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ribuan warga Kota Manado melewati jadwal vaksinasi kedua karena alasan tertentu. Padahal sebagaimana diketahui, vaksin Covid-19 bekerja lebih efektif apabila diberikan sebanyak dua dosis.

"Sampai dengan tanggal 14 Juli 2021,  ada 12.716 masyarakat yang sudah lewat jadwal vaksin kedua. Beberapa orang mungkin melewatkan dosis kedua karena melupakan jadwal pemberian vaksin," kata Walikota Manado, Andrei Angouw, Kamis (15/7/2021).

Menurut Andrei, orang yang dikategorikan telah tervaksinasi secara penuh, fully vaccinated person, adalah orang yang telah dua minggu sejak menerima vaksin kedua. Vaksin pertama masih sangat tidak cukup untuk melindungi diri kita menghadapi virus covid-19 ini. 

"Sampai dengan akhir bulan Juli akan ada 63.772 orang yang akan jatuh tempo jadwal vaksinasi kedua yang sampai saat ini baru menerima vaksin pertama," ujar Andrei.

Oleh karena itu dia mengimbau kepada semua warga Manado yang sudah lewat jadwal vaksinasi kedua untuk segera melakukan vaksinasi kedua. dan bagi masyarakat yang telah vaksinasi pertama untuk selalu mengingat jadwal vaksinasi kedua dan segera melakukan vaksinasi kedua saat tiba jadwal tersebut. 

"Mari kita bergotong royong menghadapi pandemi ini dengan melakukan vaksinasi," tutur Walikota pertama di Indonesia yang beragama Konghucu ini.(TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD