PMI Taiwan naik ke 50,9 pada Desember dari 48,8 pada November, menembus kembali level 50. Sementara itu, PMI Korea Selatan meningkat ke 50,1 dari 49,4, menandai laju ekspansi pertama sejak September.
Kedua negara tersebut termasuk produsen semikonduktor terbesar di dunia, yang memperoleh manfaat besar dari pesatnya pasar kecerdasan buatan.
Di negara Asia lainnya, aktivitas pabrik secara umum tetap tumbuh, meski Indonesia dan Vietnam melaporkan sedikit perlambatan ekspansi.
Aktivitas sektor manufaktur India melambat ke laju pertumbuhan terlemah dalam dua tahun, meskipun tetap menjadi yang terkuat di kawasan.
Secara terpisah, Singapura pada Jumat melaporkan pertumbuhan ekonomi 2025 meningkat menjadi 4,8 persen dari 4,4 persen pada 2024, sementara pertumbuhan kuartalan juga melampaui perkiraan.
S&P Global dijadwalkan merilis PMI Jepang pada Senin pekan depan.
(NIA DEVIYANA)