sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Manufaktur Zona Euro Tertekan, Asia Pertahankan Pertumbuhan Solid

Economics editor Nia Deviyana
03/01/2026 02:00 WIB
Aktivitas pabrik di zona euro terperosok lebih dalam ke level kontraksi, seiring penurunan produksi untuk pertama kalinya dalam 10 bulan.
Manufaktur Zona Euro Tertekan, Asia Pertahankan Pertumbuhan Solid. Foto: Freepik.
Manufaktur Zona Euro Tertekan, Asia Pertahankan Pertumbuhan Solid. Foto: Freepik.

IDXChannel - Aktivitas manufaktur zona euro kembali menyusut pada Desember 2025. Sementara itu, pusat-pusat manufaktur Asia menutup 2025 dengan kondisi yang lebih solid, ditopang pemulihan pesanan ekspor dan meningkatnya permintaan terhadap kecerdasan buatan (AI).

Aktivitas pabrik di zona euro terperosok lebih dalam ke level kontraksi, seiring penurunan produksi untuk pertama kalinya dalam 10 bulan akibat berlanjutnya pelemahan pesanan baru.

Melansir Reuters, Jumat (2/1/2026), Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Zona Euro HCOB, yang disusun S&P Global, turun ke level 48,8 pada Desember dari 49,6 pada November. Angka tersebut merupakan level terendah dalam sembilan bulan.

Survei menunjukkan pelemahan aktivitas yang bersifat luas di 20 negara anggota zona euro. Jerman, ekonomi terbesar di kawasan tersebut, mencatat kinerja terlemah di antara delapan negara yang dipantau, dengan PMI menyentuh level terendah dalam 10 bulan. Italia dan Spanyol juga kembali masuk ke wilayah kontraksi.

"Permintaan terhadap produk manufaktur dari zona euro kembali melambat. Perusahaan tampaknya tidak mampu atau tidak bersedia membangun momentum untuk tahun mendatang dan justru bersikap sangat berhati-hati, yang merupakan racun bagi perekonomian," kata Kepala Ekonom Hamburg Commercial Bank, Cyrus de la Rubia.

Prancis menjadi pengecualian yang jarang terjadi, dengan PMI manufakturnya melonjak ke level tertinggi dalam 42 bulan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement