IDXChannel - Bank Indonesia melaporkan Uang Primer (M0) Adjusted pada Januari 2026 tumbuh 14,7 persen (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp2.193 triliun.
Angka ini melambat jika dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 16,8 persen (yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 30,1 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 12,4 persem (yoy).
"Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 Adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted)," kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).
Uang Primer (M0) Adjusted menggambarkan perkembangan uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank di Bank Indonesia akibat pemberian insentif likuiditas.