AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Masih Keluarkan Abu Vulkanik, Khofifah Minta Warga Beraktivitas di Radius Aman Gunung Semeru

ECONOMICS
Lukman Hakim
Rabu, 08 Desember 2021 19:35 WIB
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat sabar dan tidak mendekati zona merah Gunung Semeru.
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat sabar dan tidak mendekati zona merah Gunung Semeru.
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat sabar dan tidak mendekati zona merah Gunung Semeru.

IDXChannel - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat sabar dan tidak mendekati zona merah. Pasalnya, hingga saat ini Gunung Semeru terpantau masih terus mengeluarkan material vulkanik. 

Khofifah mengimbau agar masyarakat  beraktivitas dalam radius aman. Setidaknya menghindari arah bukaan kawah di sektor tenggara - selatan. Kemudian mewaspadai awan panas guguran, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Termasuk potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan.

"Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan agar jangan mendekati zona merah karena berbahaya. Apalagi kalau cuma untuk sekedar berselfie dan mengambil foto bencana. Lokasi bencana, bukan lokasi wisata," kata Khofifah, Rabu (8/12/2021).

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim bersama Pemkab Lumajang, TNI- Polri, BNPB dan segenap relawan terus berupaya untuk memberikan pelayanan kepada para penyintas secara optimal. 

"Terkait proses relokasi pemukiman warga terdampak, saat ini dalam proses identifikasi lokasi, yang semua opsinya terkonfirmasi milik Perhutani," imbuhnya.

Seperti diketahui, Gunung Semeru meletus atau erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB dengan mengeluarkan awan panas di wilayah Lumajang dan sekitarnya. Hujan deras pada hari itu juga menyebabkan lahar dingin dari kawah gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncur deras menerjang desa di bawahnya. (lukman hakim).

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD