AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Masuk Zona Merah, Seluruh Objek Wisata di KBB Ditutup hingga 14 Mei 2021

ECONOMICS
Adi Haryanto
Jum'at, 07 Mei 2021 15:53 WIB
Pemkot KBB meminta pelaku wisata untuk menutup sementara usaha mereka dari tanggal 7-14 Mei 2021 karena kabupaten tersebut masuk zona merah COVID-19.
Pemkot KBB meminta pelaku wisata untuk menutup usaha mereka dari tanggal 7-14 Mei 2021 karena kabupaten itu masuk zona merah COVID-19. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Plt Bupati Hengki Kurniawan secara resmi menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada para pelaku usaha wisata di KBB. 

Surat edaran tersebur bernomor 440/1182-Disparbud tertanggal 6 Mei 2021. Yakni tentang antisipasi penyebaran COVID-19 di sektor pariwisata. Isinya adalah meminta pelaku wisata untuk menutup sementara usaha mereka dari tanggal 7-14 Mei 2021 dengan pertimbangan KBB masuk zona merah penyebaran COVID-19.

"Surat edaran itu langsung kami sebarkan ke semua pelaku wisata di KBB supaya mereka mematuhi anjuran dari pemerintah," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, aturan penutupan objek wisata telah sesuai dengan kebijakan Pemprov Jabar, Tim Satgas COVID-19 dan pemerintah pusat. Yakni jika berada di zona merah COVID-19 maka destinasi wisata harus tutup. Sementara evaluasi terkait pembukaan objek wisata akan dilakukan setelah tanggal 14 Mei 2021. 

Selain itu, kata Heri, khusus di KBB sudah ada komitmen dari pengusaha wisata dengan Pemda KBB, bahwa jika ditemukan kasus COVID-19 di satu tempat wisata maka seluruh objek wisata harus tutup. Oleh karenanya, pengelola wisata diminta agar tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

"Objek wisata di KBB sebenarnya sudah menerapkan prokes yang ketat. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Semoga saja setelah ditutup, zonanya sudah tidak merah lagi sehingga wisata kembali bisa dikunjungi," pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD