"Kita bareng-bareng, kita tingkatkan ekspor kita, kita tingkatkan daya saing kita, dan tentu pasar di dalam negeri supaya terus tumbuh dengan harapan yang kita inginkan bersama," tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum Kadin, Anindya Novyan Bakrie menilai terdapat tiga fokus utama dalam penguatan sektor perdagangan nasional, yakni stabilitas perdagangan dalam negeri, ekspansi pasar ekspor, dan peningkatan investasi.
Ia menekankan pentingnya perdagangan antar daerah sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional, mengingat tidak semua daerah memiliki komoditas yang sama.
"38 provinsi bisa berdagang satu sama lain karena tidak semuanya menghasilkan hal yang sama. Jadi ini bisa menjadi ketahanan ekonomi sendiri," katanya.
Di sisi lain, pemerintah dinilai telah membuka akses pasar ekspor ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, Kanada, hingga Uni Emirat Arab. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan devisa, terutama di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.