Selain itu, Anindya menyoroti pertumbuhan investasi yang mencapai Rp500 triliun pada kuartal I-2026. Menurutnya, investasi tersebut didominasi oleh skala menengah yang membuka peluang besar bagi pelaku usaha di daerah.
"Saya rasa ini adalah yang sangat penting karena ujung-ujungnya adalah perdagangan. Kita berinvestasi untuk bisa berdagang, itu akan menghasilkan kekuatan lainnya seperti konsumsi domestik," kata dia.
(Febrina Ratna Iskana)