AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23775.35
-2.12%
-514.55
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

Mengerikan! Ratusan Ribu Warga India Berkumpul di Tepi Sungai Gangga, Menantang Covid-19

ECONOMICS
Kunthi Fahmar Sandy
Sabtu, 15 Januari 2022 15:35 WIB
Umat ​​Hindu percaya mandi di sungai suci pada 14 Januari festival Makarsankranti menghapus dosa.
Mengerikan! Ratusan Ribu Warga India Berkumpul di Tepi Sungai Gangga, Menantang Covid-19 (FOTO:Dok Reuters))
Mengerikan! Ratusan Ribu Warga India Berkumpul di Tepi Sungai Gangga, Menantang Covid-19 (FOTO:Dok Reuters))

IDXChannel -  Ratusan ribu umat Hindu berkumpul di tepi sungai Gangga India pada Jumat untuk mandi suci, meskipun kasus virus corona meningkat 30 kali lipat dalam sebulan terakhir. 

Umat ​​Hindu percaya mandi di sungai suci pada 14 Januari festival Makarsankranti menghapus dosa. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu (15/1/2022), sejumlah besar umat sedang berenang di sungai suci yang mengalir melalui negara bagian Benggala Barat bagian timur.

Padahal jumlah kasus covid terbanyak di negara tersebut setelah negara Maharashtra di bagian barat. 

Di negara bagian utara Uttar Pradesh, ribuan umat, sedikit yang memakai masker, memadati tepi sungai di kota suci Prayagraj. 

"Saya tidak bisa bernapas dengan masker," kata Ram Phal Tripathi.

"Setiap tahun saya datang untuk berenang suci. Bagaimana saya bisa melewatkannya tahun ini?" 

India kembali menghadapi lonjakan kasus virus corona, sebagian besar didorong oleh varian Omicron yang sangat menular, tetapi rawat inap rendah, dengan kebanyakan orang pulih di rumah. 

Para dokter tidak berhasil mengajukan banding ke pengadilan tinggi negara bagian Benggala Barat untuk membatalkan keputusan agar mengizinkan festival tahun ini, khawatir itu akan menjadi acara "penyebar super" virus. 

Tahun lalu, pertemuan keagamaan besar di India utara berkontribusi pada rekor peningkatan kasus virus corona. 

Pada hari Jumat, kementerian kesehatan melaporkan 264.202 kasus baru virus corona dalam 24 jam sebelumnya, menjadikan total penghitungan India menjadi 36,58 juta. Kematian akibat COVID-19 naik 315, dengan total sekarang 485.350, kata kementerian itu.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD