AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Menko Airlangga Imbau Masyarakat Perlu Waspadai Puncak Omicron 40 Hari Kedepan

ECONOMICS
Anggie Ariesta
Senin, 17 Januari 2022 07:34 WIB
Terkait merebaknya varian Omicron, Menko Airlangga berpesan bahwa masyarakat harus bersiap-siap dengan puncak kasus yang diperkirakan datang 40 hari kedepan.
Menko Airlangga Imbau Masyarakat Perlu Waspadai Puncak Omicron 40 Hari Kedepan (Ilustrasi)
Menko Airlangga Imbau Masyarakat Perlu Waspadai Puncak Omicron 40 Hari Kedepan (Ilustrasi)

IDXChannel - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan perkembangan Covid-19 di luar wilayah Jawa-Bali meningkat. Terkait merebaknya varian Omicron, Menko Airlangga berpesan bahwa masyarakat harus bersiap-siap dengan puncak kasus yang diperkirakan datang 40 hari kedepan.

"Selanjutnya terkait varian omicron tadi sudah disampaikan, saya hanya memberi catatan bahwa masyarakat perlu bersiap-siap dan juga perlu terus menjaga protokol
dan karena puncak dari kasus ini diperkirakan masih akan terus berbasis berbagai negara dalam 40 hari kedepan," ujar Menko Airlangga dalam Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Ratas Evaluasi PPKM, Minggu (16/1/2022).

Jika dilihat dari jumlah kasus aktif dari 8 sampai 15 Januari 2022 dari 8.683 kasus kontribusi luar Jawa Bali sebanyak 194 kasus atau 23%.

"Kemudian dari jumlah kematian juga terkait per tanggal 15 diluar jawa bali ada 69, transmisi lokal 66, imported case 3," katanya.

Terkait dengan perpanjangan penerapan PPKM diluar Jawa-Bali, Menko Airlangga mengatakan kriterianya berdasarkan level assessment dan juga capaian vaksinasi yang dosisnya pertama dibawah 50% kenaikan satu level sehingga perpanjangan dilakukan 14 hari kedepan yaitu 13-18 Januari 2022.

Dengan komposisi jumlah kabupaten/kota PPKM Level 1 menjadi 238 kabupaten/kota, meningkat dari yang lalu 227, kabupaten/kota Level 2 turun menjadi 138 kabupaten/kota dari 148 kemarin karena mereka sudah bergeser ke Level 1 dan dengan PPKM Level 3 tinggal 10 kabupaten/kota dan di Level 4 nihil kabupaten/kota.

"Selanjutnya kami juga akan menyampaikan terkait dengan arahan bapak presiden bahwa terkait dengan vaksin itu dipersiapkan baik itu vaksin merah putih maupun vaksin yang berproduksi di dalam negeri, dimana ini tentunya akan dipersiapkan untuk pertengahan tahun ini atau yang diperkirakan di semester II," kata dia.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD