AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Menko Airlangga Resmikan Masjid Tine Tang, Diharap Dorong Ekonomi Lokal

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Jum'at, 09 April 2021 11:14 WIB
Masjid yang berasitektur ala China ini diharapkan tidak hanya membangkitkan kekuatan rohaniah dan keimanan saja, tetapi juga ekonomi sekitar.
Menko Airlangga Resmikan Masjid Tine Tang, Diharap Dorong Ekonomi Lokal. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, melakukan peresmian Masjid Jami Tine-Tang. Masjid yang berasitektur ala China ini diharapkan tidak hanya membangkitkan kekuatan rohaniah dan keimanan saja, tetapi juga ekonomi sekitar.

Airlangga mengatakan Masjid Jami Tine-Tang salah satu masjid yang mengundang daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Arsitektur bergaya oriental khas Negeri Tirai Bambu dengan nuansa warna khas kuning, merah, dan hijau menjadi keunikan sekaligus kebanggaan tersendiri dari masjid yang berlokasi di samping gerbang tol Sentul Barat ini.

“Saya tentunya berbahagia karena masjid yang diinisiasi oleh Pak Muhammad Jusuf Hamka ini menjadi salah satu masjid yang secara arsitektur ikonik dan lokasinya strategis”, ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (9/4/2021)

Masjid ini merupakan bagian dari masjid-masjid yang diinisiasi oleh Penasehat PT Citra Marga Nusaphala Persada, Muhammad Jusuf Hamka. Sebelumnya Jusuf Hamka telah membangun 3 (tiga) buah masjid yang berada di sisi jalan tol yaitu Masjid Babah Alun Papanggo di Tanjung Priok, Masjid Babah Alun AGP di Ancol dan Masjid Babah Alun Desari di Cilandak. 

Masjid Jami Tine-Tang sendiri merupakan masjid bergaya oriental yang dibangun dengan total luas bangunan berukuran 523.2 m2 di wilayah tol yang tergabung dalam CMNP Group. “Saya membangun masjid dengan arsitektur Tionghoa sebagai syiar Islam sekaligus wisata religi” ujar Jusuf Hamka.

Dengan adanya penambahan fungsi masjid sebagai tempat wisata religi, multiplier effect untuk masyarakat juga dapat dirasakan. “Kehidupan sekitar masjid akan menjadi lebih makmur. Masyarakat dapat menjual cendera mata, makanan dan minuman. Selain itu, juga dapat membuat pusat ekonomi baru karena harga tanah juga meningkat” ungkap Jusuf.

Dari donasi yang diberikan untuk pembangunan masjid, sebagiannya digunakan untuk pendanaan UMKM “Pojok Halal” yang menjual berbagai produk halal dan berlokasi di lingkungan Masjid Jami Tien-Tang. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD