AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Menko Luhut Sebut Isolasi Mandiri Telan Banyak Korban, Ini Penjelasannya

ECONOMICS
Michelle Natalia
Kamis, 26 Agustus 2021 12:37 WIB
isoman yang dilakukan oleh pasien Covid-19 disebut telah menelan banyak korban jiwa. Pasalnya orang yang melakukan isoman tidak bisa mengukur saturasi oksigen.
Pasien isoman (ilustrasi)
Pasien isoman (ilustrasi)

IDXChannel - Isolasi mandiri (isoman) yang dilakukan oleh pasien Covid-19 disebut telah menelan banyak korban jiwa. Pasalnya orang yang melakukan isoman tidak bisa mengukur saturasi oksigennya secara berkala. 

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan orang-orang yang melakukan isoman tidak bisa mengukur saturasi oksigen. Terlebih, saturasi oksigen bisa tiba-tiba drop dari 95 kemudian menjadi di bawah 90. 

"Kalau sudah dekat 80, biasanya sudah sulit ditolong. Oleh karena itu, saya himbau semua pihak, kalau ada yang positif Covid-19, segera ke isoter kalau gejala ringan, karena di sana ada dokter, obat, dan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Hampir 99,9% orang yang masuk isoter lebih awal pasti sembuh," ungkap Luhut. 

Tetapi, angka kematian di isoman, sebut dia, tinggi, karena lebih dari 39%. Maka dari itu, dia berpesan bahwa hal ini perlu diurus karena hal ini terkait dengan penyelenggaraan BBI dan BWI. 

"Semua kehidupan kita ke depan akan selalu bersama app PeduliLindungi, semua akan diinstall, di kantor, restoran, mall, dan pelabuhan udara maupun laut serta semua pergerakan kehidupan akan diikuti apps ini. Covid-19 bukan aib, anak cucu saya kena, yang penting jangan sampai meninggal dunia karena kelengahan kita," pungkas Luhut.

Selain itu dia juga berpesan bahwa penggunaan masker harus dibudayakan karena dari berbagai literatur dan pendapat pakar dari dalam maupun luar negeri, belum diketahui kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. 

"Jadi sesuai yang disampaikan Presiden, kita akan hidup dengan ini dan harus mengendalikan ini, maka vaksinasi akan terus masif dilakukan, dan pemerintah tahun ini menargetkan 200 juta orang harus divaksin," ujar Luhut.

Dia mengatakan, ini bukanlah pekerjaan mudah dan membutuhkan kerja sama semua pihak. Bahkan, semua pihak harus bertanggung jawab kepada lingkungan. 
"Karena kalau kita belum divaksin, ya kalau kita saja yang kena Covid-19 ya tidak masalah, tapi kalau sekeliling kita jadi kena karena kita, ini juga tidak elok," kata Luhut.

Dia juga menambahkan bahwa tracing, testing, and treatment (3T) penting, tetapi berdasarkan pengalaman selama ini, isolasi terpusat (isoter) juga menjadi sangat penting. "Isolasi mandiri penting juga, tapi banyak isolasi mandiri yang menimbulkan korban karena menghadapi varian Delta yang baru ini," tambah Luhut. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD