Untuk mewujudkan hal tersebut, Ferry menekankan perlunya transformasi di berbagai sektor pembangunan. Menurutnya, konsep ekonomi hijau tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitar sumber daya tersebut.
"Ekonomi hijau pengertiannya adalah bahwa antara manusia, tanaman dan tumbuh-tumbuhan, dan hewan itu bisa harmonis dalam pengertian bahwa lingkungan hidup tidak hanya berbicara tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan, tetapi juga harus memikirkan, memprioritaskan juga tentang masyarakat yang ada di sana," kata Ferry.
Dirinya menyoroti pentingnya peran koperasi sebagai instrumen yang dapat mempercepat implementasi ekonomi hijau di tingkat masyarakat. Dia mencontohkan pengelolaan tambang mineral berbasis koperasi yang melibatkan masyarakat lokal secara langsung.
Menurut Ferry, keterlibatan masyarakat melalui koperasi akan mendorong rasa memiliki yang lebih besar terhadap lingkungan sekitar sekaligus meningkatkan tanggung jawab sosial dalam pengelolaan sumber daya alam.