IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran akan kembali dimulai pada Senin (3/8/2026).
Dilansir dari Anadolu Agency, Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan tentang isu nuklir dan Selat Hormuz dapat segera tercapai.
Berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One, Trump mengatakan telah menbatalkan rencana serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran setelah berdiskusi dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Iran.
"Kami diminta oleh tiga negara Teluk utama. Kami juga diminta dengan sangat oleh Iran," katanya.
"Mereka mengatakan kami ingin membuat kesepakatan," ujar Trump.
Ketika ditanya apakah Iran diberikan tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan, Trump mengatakan tidak ada tenggat waktu yang ditetapkan.