Prasetyo mencontohkan, pengeluaran untuk perjalanan dinas, terutama perjalanan luar negeri, kini diperketat. Selain itu, belanja yang sifatnya tidak mendesak, seperti pembangunan gedung yang belum berdampak langsung pada kinerja kementerian, juga ditunda.
“Bahkan saya selaku Mensesneg yang bagian ujung mengeluarkan izin, itu mau perketat untuk perjalanan dinas luar negeri," kata Prasetyo.
Prasetyo juga menegaskan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan penyisiran anggaran yang tidak produktif untuk dihemat.
“Jadi kita sisir ulang, mana yang sekiranya tidak produktif atau kurang produktif, mana yang bisa ditunda, misalnya pembangunan gedung yang kalau itu sifatnya belum ada, tidak mengganggu kinerja kementerian, kita tunda dulu, itu ada masuk di tempat kami, di tempat saya. Dan tentunya kementerian keuangan, kita akan selalu rutin untuk berkoordinasi,” ujarnya.
(NIA DEVIYANA)