Sedangkan, Perminas memiliki spesialisasi di logam tanah jarang atau rare earth element.
“Ya kan kalau MindID kan holding company ya. Tapi kalau kita lihat satu-satu, misalnya seperti kan di bawahnya itu ada Bukit Asam, itu Batu Bara, ada Inalum, ada Aneka Tambang, dan juga ada Freeport,” ungkapnya.
“Ya kan memang itu beda-beda kan ya. Industrinya ada yang di Antam, lebih banyak ada di Nikel, dan juga di Emas. Ya kalau Perminas ini memang lebih diarahkan untuk rare earth atau tanah jarang. Jadi memang setiap company mempunyai spesialisasi yang berbeda-beda,” sambung dia.
(Febrina Ratna Iskana)