sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Sebut RI Dapat Angin Segar dari Iran soal Kebijakan Buka-Tutup Selat Hormuz

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
17/03/2026 15:48 WIB
Bahlil Lahadalia menyebut perkembangan ini sebagai 'angin segar'. Sebab, Iran membuka kembali jalur komunikasi bagi kapal-kapal sebelum melewati selat.
Bahlil Sebut RI Dapat Angin Segar dari Iran soal Kebijakan Buka-Tutup Selat Hormuz. (Foto Iqbal Dwi/IMG)
Bahlil Sebut RI Dapat Angin Segar dari Iran soal Kebijakan Buka-Tutup Selat Hormuz. (Foto Iqbal Dwi/IMG)

IDXChannel - Di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah, kebijakan buka-tutup Selat Hormuz menjadi sinyal positif bagi ketahanan energi Indonesia. Jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak dunia itu kini mulai memberi ruang bagi kapal-kapal dari negara non-konflik untuk tetap melintas.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut perkembangan ini sebagai 'angin segar'. Sebab, Iran membuka kembali jalur komunikasi bagi kapal-kapal selain milik Israel dan Iran untuk berdialog sebelum melewati selat. 

"Sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai. Tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup buka," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Bahlil mengatakan, dari sudut pandang Indonesia, kelonggaran akses di Selat Hormuz memiliki arti strategis. Sebagai negara net importir minyak, kelancaran jalur ini sangat berpengaruh terhadap stabilitas pasokan BBM dan biaya impor energi nasional.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement