AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Menteri BUMN Dorong Bandara Soetta Jadi Etalase Kebudayaan dan Kesenian Indonesia

ECONOMICS
Heri Purnomo
Minggu, 26 Juni 2022 22:53 WIB
Langkah tersebut dinilai Erick penting dilakukan untuk mendukung penguatan daya tarik wisatawan mancanegara agar semakin antusias datang ke Indonesia. 
Menteri BUMN Dorong Bandara Soetta Jadi Etalase Kebudayaan dan Kesenian Indonesia (foto: MNC Media)
Menteri BUMN Dorong Bandara Soetta Jadi Etalase Kebudayaan dan Kesenian Indonesia (foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mendorong Bandara Soekarno-Hatta untuk dapat sekaligus berfungsi sebagai etalase kebudayaan dan kesenian Indonesia.  Langkah tersebut dinilai Erick penting dilakukan untuk mendukung penguatan daya tarik wisatawan mancanegara agar semakin antusias datang ke Indonesia. 

“Terus kita dorong airport kita menjadi etalase kebudayaan, kesenian dan musik Indonesia. Kita punya kebudayaan yang luar biasa, musik yang luar biasa. Kita sebagai bangsa punya kultur, punya karakter. Ini yang kita harus terus jaga,” ujar Erick, dalam keterangan resminya, Minggu (26/6/2022).

Menurut Erick, parade budaya Langgam Pancarona, Dahayu Nusantara yang baru saja digelar di Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu bentuk upaya dalam rangka mendukung tumbuhnya perekonomian dan pariwisata nasional. Karenanya, Erick pun mengapresiasi penyelenggaraan parade tersebut.

“Konteksnya, ekonomi kita mulai kembali. Penting sekali bagaimana memastikan bahwa kegairahan, kehidupan itu tumbuh setelah COVID-19,” tutur Erick.

Pada parede tersebut, ditampilkan beragam kesenian tradisional dan memukau para penumpang pesawat termasuk wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. 

Kesenian tradisional yang ditampilkan diantaranya adalah Tari Sigeh Pengunten dari Lampung, Tari Kancet Papatai dari Kalimantan Timur, Tari Topeng dan alat musik Angklung dari Jawa Barat, Tari Kipas Pakarena dari Sulawesi Selatan dan Tari Cakalele dari Maluku. 

“Masyarakat Indonesia, wisatawan, para komunitas pekerja di airport bersuka cita dalam acara festival budaya hari ini. Kita bisa saksikan tadi ketika ada tarian, turis asing, turis lokal, semua yang ada di airport tersenyum, senang. Itu kehangatan yang harus kita jaga,” tegas Erick. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD