AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Menteri ESDM: Penggunaan Motor Listrik Bisa Hemat Impor BBM 1,5 Juta Barel per Hari

ECONOMICS
Athika Rahma
Kamis, 24 Maret 2022 07:47 WIB
Kementerian ESDM mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik salah satunya sepeda motor listrik.
Menteri ESDM: Penggunaan Motor Listrik Bisa Hemat Impor BBM 1,5 Juta Barel per Hari (FOTO: MNC Media)
Menteri ESDM: Penggunaan Motor Listrik Bisa Hemat Impor BBM 1,5 Juta Barel per Hari (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik salah satunya sepeda motor listrik. Bila ini masif dilakukan, maka bisa menghemat impor bahan bakar minyak (BBM) hingga 1,5 juta barel per hari (bph).

Hal tersebut seperti diungkapkan Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Menurutnya, dengan menggunakan motor listrik maka pemerintah bisa menghemat impor minyak sampai 1,5 juta barel per hari. 

"Mengingat konsumsi BBM kendaraan motor masyarakat per hari mencapai 240 juta kiloliter," ujarnya dikutip Kamis (24/3/2022). 

Arifin mengatakan, konversi motor BBM ke listrik juga bisa menghemat impor minyak mentah dan juga mengurangi emisi karbon. 

"Konversi ini akan terus kita intensifkan. Semoga dengan adanya konversi ini juga bisa mendorong industri kendaraan listrik bisa semakin berkembang. Sehingga motor listrik bisa dibuat dalam negeri dan bisa meningkatkan TKDN," terang Arifin. 

Di sisi lain, PLN juga terus berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan infrastruktur, salah satunya dengan pembangunan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di berbagai wilayah Indonesia. 

"Dari tahun ke tahun jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan SPBKLU akan terus ditambah untuk bisa mendukung ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air," kata Dirut PLN Darmawan Prasodjo. 

Hingga Februari 2022, total SPKLU telah beroperasi secara nasional sebanyak 267 unit di 195 lokasi. Adapun total SPKLU yang dimiliki PLN sebanyak 120 unit dan tersebar di 92 lokasi. 

Akhir tahun 2022 ini, PLN menargetkan dapat menghadirkan 4.900 SPBKLU dan 580 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik. 

Selain itu, lanjut Darmawan, PLN juga sudah menyiapkan fitur Electric Vehicle yang tersedia dalam SuperApps PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, masyarakat pemilik kendaraan listrik bisa langsung melakukan transaksi pengisian baterai dalam satu genggaman. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD