"Dari total nilai ekspor Indonesia, yang akan menikmati tarif 0 persen termasuk ekspor sepatu, baju, hingga minyak sawit serta produk turunannya," katanya saat ditemui di Jakarta (4/8/2025).
Djatmiko mengatakan tarif 0 persen ke pasar Eropa bisa dinikmati oleh para pelaku usaha pada tahun pertama sejak perjanjian kerja sama perdagangan ditandatangani oleh kedua pihak.
"Jadi 95 persen dari total ekspor Indonesia ke EU akan menikmati 0 persen pada tahun pertama, dan bahkan pada hari pertama," kata dia.
Selain perjanjian IEU-CEPA, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso sempat menyebut beberapa perjanjian dagang yang juga tengah dinegosiasikan pemerintah, seperti Indonesia-Peru CEPA (IP-CEPA), Indonesia-EAEU FTA, dan Indonesia-Tunisia PTA.
Dua di antaranya, yakni perundingan dengan Kanada dan Peru, telah mencapai progres signifikan. Selain itu, terdapat pula lima perundingan yang masih berjalan, seperti Indonesia-GCC FTA, ASEAN-Canada FTA, Indonesia-Türkiye PTA, Indonesia-Sri Lanka PTA, dan Indonesia-MERCOSUR CEPA.