AALI
8025
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
810
ACES
1355
ACST
216
ACST-R
0
ADES
1845
ADHI
870
ADMF
7975
ADMG
152
ADRO
1310
AGAR
412
AGII
1020
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
346
AHAP
64
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
210
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3130
AKSI
468
ALDO
775
ALKA
240
ALMI
254
ALTO
376
Market Watch
Last updated : 2021/06/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.95
-1.6%
-7.48
IHSG
6007.12
-1.01%
-61.33
LQ45
863.16
-1.64%
-14.36
HSI
28801.27
0.85%
+242.68
N225
28964.08
-0.19%
-54.25
NYSE
16411.65
-1.47%
-244.16
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,360
Emas
827,066 / gram

Menteri PDTT: Tren Desa Wisata Jadi Salah Satu Kunci Pemulihan Ekonomi

ECONOMICS
Oktiani/Koran Sindo
Selasa, 18 Mei 2021 17:38 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menekankan desa wisata jadi salah satu cara pemulihan ekonomi.
MNC Media

IDXChannel - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menekankan bahwa tren desa wisata menjadi salah satu kunci percepatan pemulihan ekonomi di desa. 

"Kami mengajak semua pengelola desa wisata untuk betul-betul mempertimbangkan dua hal itu. Desa wisata harus bangkit, harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga ekonomi bisa tumbuh, namun harus bisa semaksimal mungkin tetap menekan kasus Covid-19," ujarnya pada acara Halalbihalal dengan Ketua dan Pengurus Desa Wisata di seluruh Indonesia secara virtual, Selasa (18/5/2021).

Dia melanjutkan, pengembangan desa wisata menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi. Gairah desa membangun wisata lokal juga melonjak dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 hanya 1.667 desa yang mengembangkan pariwisata dengan anggaran APBDes Rp152 miliar. Pada tahun 2020 sebanyak 5.630 desa membangun wisata didukung APBDes Rp774 miliar.

"Saya berharap banyak kepada pengelolaan desa wisata, kepala desa, pengurus BUMDes untuk terus berpacu agar desa wisata bisa memberikan kontribusi percepatan ekonomi di desa," tuturnya.

Abdul menuturkan, pemerintah juga terus berupaya agar pemulihan ekonomi berjalan cepat di kuartal II tahun 2021, bahkan diharapkan bisa positif mencapai 7%. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi tidak akan bisa tumbuh bagus jika kasus positif Covid-19 tidak tertangani dengan baik.

"Jadi direm sekuat tenaga agar Covid-19 tidak terus bertambah, tapi di sisi lain harus digas dengan terukur agar ekonomi tumbuh. Itulah makanya berbagai kebijakan sudah diambil pemerintah," ungkapnya.

Selain membangun wisata lokal, lanjutnya, Kemendes PDTT juga akan mengembangkan sektor usaha lain untuk desa-desa yang mempunyai potensi sumber daya maupun produk unggulan desa.

"Desa-desa yang mempunyai potensi sumber daya bagus yang kemudian bisa jadi komoditas ekspor, ini nanti juga akan jadi perhatian khusus kita," tandasnya. 

IND

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD