AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Pengamat: Kinerja Emiten Tambang BUMN Berpotensi Membaik di 2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 18 Mei 2021 17:32 WIB
Pergerakan saham ketiga emiten pertambangan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut semakin menarik untuk dicermati dengan periode siklus super komoditas
Pengamat: Kinerja Emiten Tambang BUMN Berpotensi Membaik di 2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Tiga emiten pertambangan plat merah, mencetak kinerja variatif pada kuartal I-2021. 

Namun, pergerakan saham ketiga emiten pertambangan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut semakin menarik untuk dicermati dengan periode siklus super komoditas yang terjadi pada tahun ini. 

Siklus super komunitas merupakan periode ketika harga komoditas naik secara signifikan melebihi kenaikan permintaan yang tidak diimbangi penawaran. 

Berdasarkan data Bloomberg hampir seluruh harga komoditas tambang membuat signifikan sepanjang tahun berjalan 2021. Harga batubara naik 24,09%, Tembaga menguat 31,86%, Nikel naik 5,86%, dan Timah naik 45,22%. 

"Kenaikan harga jual rata-rata yang akan didukung kenaikan volume produksi akan menjadi faktor utama kinerja tiga emiten tambang milik BUMN berpotensi mencatat dan kinerja yang positif di tahun ini," ungkap Head Of Research PT Praus Capital, Alferd Nainggolan, dalam program 2nd Session Closing Market IDX Channel, Selasa (18/5/2021). 

Bahkan kenaikan 2 aspek tersebut bisa membuat pertumbuhan kinerja emiten BUMN tambang bukan hanya bersifat linear, tetapi eksponensial. 

Pada kuartal pertama tahun ini, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil mencetak laba bersih Rp630,37 miliar dan catatkan pertumbuhan pendapatan 77,04% menjadi Rp9,2 triliun. 

PT Timah Tbk (TINS) juga berhasil berbalik untung sebesar Rp10,34 miliar, dan pendapatan TINS masih terkontraksi 44, 77%. 

Namun, hanya PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang masih mencetak penurunan kinerja pendapatan dan laba bersih masing-masing 22,01% dan 44,59%. 

Sementara itu berdasarkan data RTI Business, saham ANTM menguat 32,3%, saham TINS menguat 14,81%, sementara PTBA terkontraksi -20,28% secara year to date (YTD). 

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD