AALI
8225
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1305
ACES
1300
ACST
264
ACST-R
0
ADES
2400
ADHI
730
ADMF
7575
ADMG
230
ADRO
1270
AGAR
0
AGII
1695
AGRO
2790
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
57
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
220
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
630
AKRA
3540
AKSI
426
ALDO
625
ALKA
232
ALMI
228
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/07/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
445.05
-0.57%
-2.57
IHSG
6106.08
0.15%
+9.03
LQ45
833.74
-0.49%
-4.08
HSI
25228.37
0.57%
+141.94
N225
27648.77
-1.15%
-321.45
NYSE
16520.96
-0.27%
-44.35
Kurs
HKD/IDR 1,859
USD/IDR 14,485
Emas
837,558 / gram

Pacu Bisnis Tambang Emas, Bumi Resources (BRMS) Gunakan Dana Right Issue Rp1,6 Triliun

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 21 April 2021 11:08 WIB
Perushaan mengklaim keberhasilan pelaksanaan right issue ini menandakan adanya kepercayaan diri dari para pemegang saham terhadap perseroan.
Bumi Resources (BRMS) gunakan dana Right Issue Rp1,6 Triliun untuk bisnis tambang emas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) akan menggunakan dana hasil rights issue senilai Rp1,6 triliun untuk memacu bisnis tambang emas.

Dikutip dari program Newscreen Morning IDX Channel, Rabu (21/4/2021), berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Direktur Utama PT bumi resources minerals Tbk, Suseno Kramadibrata mengatakan keberhasilan pelaksanaan right issue ini menandakan adanya kepercayaan diri dari para pemegang saham terhadap perseroan.

Perseroan akan menjunjung tinggi kepercayaan ini dan bekerja keras untuk mengoptimalkan nilai dari para pemegang saham.

Adapun dari dana hasil right issue sebesar Rp1,6 triliun, BRMS mengalokasikan USD23 juta untuk melakukan pengeboran di berapa prospek emas di Poboya, Palu, Sulawesi.

Dari proyek tersebut perseroan berharap mendapatkan tambahan sekitar 15 sampai 20 juta ton cadangan dan sumber daya biji emas.Hasil pengeboran akan disampaikan pada kuartal IV-2021 dan kuartal II-2022.

Sementara itu, sekitar USD48 juta dari dana right issue akan digunakan untuk membangun pabrik pengolahan biji emas dengan kapasitas sebesar 4.000 ton biji per hari di Poboya, Palu. 

Konstruksi pabrik tersebut dimulai di pertengahan 2022 dan diperkirakan selesai dan beroperasi di kuadran 1 2024.

Sejatinya, BRMS juga mengalokasikan dana right issue sekitar USD5,25 juta untuk melakukan pengeboran di beberapa prospek emas dan untuk mengembangkan lokasi tambang emas di Gorontalo Sulawesi. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD