sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Morgan Stanley Proyeksi The Fed Tetap Pangkas Suku Bunga di 2026 Meski Harga Minyak Naik

Economics editor Febrina Ratna Iskana
04/04/2026 21:17 WIB
Morgan Stanley tetap memangkas suku bunga pada 2026 meskipun terjadi guncangan inflasi akibat harga minyak baru-baru ini.
Morgan Stanley Proyeksi The Fed Tetap Pangkas Suku Bunga di 2026 Meski Harga Minyak Naik. (Foto: iNews Media Group)
Morgan Stanley Proyeksi The Fed Tetap Pangkas Suku Bunga di 2026 Meski Harga Minyak Naik. (Foto: iNews Media Group)

Dengan latar belakang ini, Morgan Stanley memperkirakan The Fed mulai melonggarkan kebijakan pada akhir  2026, dengan pemotongan suku bunga kemungkinan terjadi pada paruh kedua tahun ini seiring dengan moderasi pertumbuhan dan pendinginan inflasi secara bertahap.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) itu juga diproyeksikan melakukan dua kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin, menurunkan suku bunga kebijakan menuju kisaran 3,0–3,25 persen.

Namun, prospeknya bergantung pada ekspektasi inflasi yang tetap terkendali. Kenaikan ekspektasi jangka panjang yang berkelanjutan dapat memaksa The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, terutama jika guncangan energi mulai memengaruhi perilaku penetapan harga yang lebih luas.

Namun, untuk saat ini, pandangan Morgan Stanley menunjukkan bahwa guncangan harga minyak, meskipun signifikan bagi pasar dan konsumen, kemungkinan besar tidak akan secara mendasar mengubah arah pelonggaran kebijakan The Fed.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement