Edy memastikan candi-candi di bawah pengelolaan PT TWC tidak akan tutup meski larangan mudik mengemuka. Tujuannya, menjaga denyut wisata dan ekosistem ekonomi di sekitarnya agar pulih. Saat ini kuota kunjungan di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko masing-masing sebanyak 3000 wisatawan setiap hari. Angka yang sama berlaku hingga libur Lebaran nanti.
Kendati sudah dipatok sebanyak 3.000 wisatawan per hari, jumlah rata-rata kunjungan ke tiga candi ini hanya maksimal 1.000 orang. "Kami akan terus beroperasi agar denyut wisata dan ekonomi di sekitar candi tidak terhenti," kata dia.
Dari sisi operasional, pembatasan jumlah wisatawan ini memicu kerugian. Namun demikian akan lebih merugi lagi apabila wisata candi tutup sama sekali. Terutama mengorbankan pelaku usaha pariwisata di sekitarnya.
Senada, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menerbitkan instruksi perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Yogyakarta pada Senin, 5 April 2021. Kebijakan ini berlaku mulai 6 - 19 April 2021.
Meski telah keluar kebijakan pelarangan mudik, Sultan Hamengku Buwono X mendesak pemerintah mendetailkan isi PPKM Mikro selama Ramadan, mudik, dan Lebaran, karena pada kenyataannya sulit membatasi mobilitas masyarakat. (TIA)