Melalui program ini pula, kata Moeharmein, diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pengelolaan arus mudik secara lebih baik.
"Diharapkan perjalanan mudik ini dapat berlangsung dengan lebih tertib dan aman," katanya.
Melalui inisiatif ini, kata dia, Adhi Karya turut mendukung terciptanya mobilitas masyarakat yang lebih aman dan terkelola dengan baik, sekaligus sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11, yaitu mewujudkan kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Peserta mudik terdiri dari tenaga pengawal outsourcing serta karyawan dan karyawati Adhi Karya beserta keluarga yang diberangkatkan dari dua titik keberangkatan, yakni kawasan GBK dan Kantor Operasi Adhi Karya di Pasar Minggu, dan secara resmi dilepas oleh jajaran Komisaris dan Direksi Adhi Karya.