AALI
7950
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1240
ACES
1320
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
685
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1335
AGAR
398
AGII
1790
AGRO
2500
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3600
AKSI
422
ALDO
635
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/07/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.19
-1.28%
-5.68
IHSG
6070.04
-0.83%
-50.69
LQ45
823.04
-1.17%
-9.71
HSI
25961.03
-1.35%
-354.29
N225
27283.59
-1.8%
-498.83
NYSE
16697.14
0.75%
+123.58
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
850,320 / gram

Naikkan Pendapatan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Bisa Jadi Lokasi PreWedding

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Minggu, 13 Juni 2021 16:25 WIB
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membuka kesempatan bagi masyarakat, baik perorangan maupun institusi, untuk melakukan pengambilan foto dan video.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membuka kesempatan bagi masyarakat, baik perorangan maupun institusi, untuk pengambilan foto dan video. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membuka kesempatan bagi masyarakat, baik perorangan maupun institusi, yang berminat untuk melakukan pengambilan foto dan video di beberapa spot menarik di Bandara.

Dibukanya kesempatan tersebut disebut sebagai inovasi layanan bagi masyarakat luas dan juga inovasi untuk memperluas potensi pendapatan bandara. Dalam penggunaan fasilitas spot foto, pihak PT Angkasa Pura I (Persero) memberlakukan tarif pada wisatawan guna pemasukan pendapatan bandara.

“Harganya relatif terjangkau, masyarakat umum dapat mengabadikan momen indah bersama pasangan, keluarga, teman, dan orang tersayang di area bandara yang sebelumnya tidak dapat diakses publik umum,”kata Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan dalam kutipan pers, Minggu (13/6/2021). 

Ia menambahkan, fasilitas spot foto yang disediakan bandara sangat bagus untuk dijadikan tempat pengambilan gambar pada momen-momen indah ataupun bersejarah seperti acara prewedding.


“Bagi pasangan yang ingin mengabadikan momen indah bersama untuk prewedding secara berbeda dan ikonik, photoshoot di Bandara Bali bisa menjadi pilihan utama lokasi prewedding Anda," ujarnya.

Handy memaparkan, untuk dapat melakukan pengambilan foto dan video di Bandara Bali, masyarakat, khususnya untuk kategori perorangan, hanya perlu membayar tarif mulai dari Rp5.000.000,- per 4 jam dan untuk penambahan waktu dikenakan penambahan tarif sebesar Rp1.000.000,- per jam. Sedangkan untuk kategori perusahaan atau corporate dikenakan tarif yang berbeda dengan tarif perorangan.

Dengan tarif tersebut, masyarakat yang berminat melakukan pengambilan foto dan video akan mendapatkan akses pengambilan foto dan video ke area sisi udara (airside) dan sisi darat (land side) (kecuali area terlarang), airport pass maksimum 8 orang, ruang ganti.


“Pihak pengelola Bandara Bali hanya menyediakan lokasi saja dan tidak menyediakan fotografer/ videografer, make-up artist, kostum, porperti lain terkait kegiatan pengambilan foto dan video,” imbuhnya.

Bagi masyarakat yang berminat melakukan pengambilan foto dan video di Bandara Bali, dapat menyiapkan beberapa persyaratan di bawah ini: 

Perorangan/ individu:

1. Mengajukan surat permohonan sewa tempat lokasi pengambilan foto dan video di area bandara yang ditujukan ke General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

2. Melampirkan konsep foto dan lokasi yang dipreferensikan.

3. Melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perorangan/individu.

4. Melampirkan Kartu Tanda Pengenal (KTP) perorangan/individu.

5. Melampirkan Kartu Keluarga (KK).

Perusahaan :

1. Mengajukan surat permohonan pengajuan sewa tempat lokasi pengambilan foto dan video di area bandara yang ditujukan ke General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

2. Melampirkan konsep foto dan lokasi yang dipreferensikan.

3. Melampirkan akte perusahaan.

4. Melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan.

5. Melampirkan Surat Keterangan Domisili Perusahaan.

6. Melampirkan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

7. Melampirkan lembar Pengusaha Kena Pajak (PKP).

8. Melampirkan Kartu Tanda Pengenal (KTP) pimpinan perusahaan.

9. Melampirkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

“Karena bandara merupakan objek vital negara yang harus terjaga keamanannya, tidak semua area bandara dibuka untuk layanan ini".

"Kami juga memastikan bahwa aspek keamanan dan keselamatan di bandara tetap dijaga dan diutamakan walau terdapat layanan airport photo and video shoot," tutup Handy. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD