Soal peluang surplus ini bertahan hingga pengujung tahun, Budi menekankan keinginannya agar tren positif tersebut dapat terus dipertahankan tanpa terputus.
"Kami inginnya tidak sampai akhir tahun, tapi sampai seterusnya, ya surplus terus," ujar dia.
Untuk memastikan neraca perdagangan tetap aman dan konsisten mencatatkan surplus, Kemendag tidak hanya bertumpu memantau pergerakan harga komoditas minyak. Budi menitikberatkan pentingnya mendorong kinerja pengapalan ekspor nasional agar perolehan surplus pada sektor nonmigas dapat terus meningkat secara signifikan.
"Kami harus tetap meningkatkan ekspor nasional. Bagaimana meningkatkan ekspor sehingga surplus nonmigas harus terus naik lebih besar," kata Budi.
Adapun capaian surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 sebesar USD120 juta tersebut didorong oleh performa nilai ekspor yang berhasil melampaui angka impor.