Sementara itu, indeks harga yang dibayar petani hanya mengalami kenaikan sebesar 0,44 persen.
Di sisi lain, BPS turut mencatat tren kenaikan rata-rata harga beras sepanjang September 2026 yang terjadi secara merata di seluruh tingkatan rantai distribusi.
Secara bulanan (m-to-m), harga beras di tingkat penggilingan mengalami kenaikan sebesar 0,81 persen.
Jalur distribusi berlanjut ke tingkat grosir yang mencatatkan kenaikan harga sebesar 0,61 persen, hingga akhirnya sampai di tingkat eceran bagi konsumen akhir yang terkerek naik sebesar 0,80 persen.
Kenaikan harga gabah di tingkat petani menjadi salah satu penopang utama penyesuaian harga beras di jalur penggilingan hingga pasar eceran tersebut.
(Dhera Arizona)