AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Omicron Menyebar, Epidemiolog: Jika Abai, Kita Rugi Sendiri!

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Jum'at, 21 Januari 2022 19:03 WIB
Covid-19 varian Omicron sedang menyebar luas ke masyarakat di Indonesia. Walau sudah divaksin, jangan anggap remeh virus ini.
Omicron Menyebar, Epidemiolog: Jika Abai, Kita Rugi Sendiri! (FOTO: MNC Media)
Omicron Menyebar, Epidemiolog: Jika Abai, Kita Rugi Sendiri! (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Covid-19 varian Omicron sedang menyebar luas ke masyarakat di Indonesia. Walau sudah divaksin, jangan anggap remeh virus ini, karena hanya akan merugikan diri sendiri.

Epidemiolog dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman, meminta masyarakat Indonesia tidak meremehkan dah lengah maupun tidak waspada terhadap ancaman Covid-19. Sebab saat ini kasus Covid-19 di Tanah Air mulai meningkat.

Saat ini Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran sudah merawat 2.636 pasien. Sementara berdasarkan data per 20 Januari 2022 kasus Covid-19 bertambah hingga menembus 2.116 orang. Diprediksi kasus ini akan terus meningkat setiap harinya.

"Karena bukan hanya bicara ini kan Omicron cepat, masa inkubasinya. ancaman ini kan banyak, jadi kalau kita abai, kita membuka peluang apapun varian itu masuk karena kelonggaran kita, ya kita akan rugi sendiri," ucap Dicky, saat dihubungi, dikutip Jumat (21/1/2022).

Dicky menambahkan beruntung saat ini pemerintah telah memulai vaksinasi booster Covid-19. Program ini tentunya menjadi sangat penting dalam upaya mengendalikan Covid-19. Terlebih saat ini vaksinasi booster menyasar pada kelompok prioritas yang berisiko tinggi.

"Sangat penting kita prioritaskan vaksin booster pada kelompok yang beresiko tinggi. Vaksin booster ini harus dikerjakan dan di dukung semua pihak," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD