AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Omicron Semakin Brutal, Jokowi Minta Karyawan Work From Home (WFH)

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Selasa, 18 Januari 2022 16:20 WIB
Jokowi meminta agar masyarakat kembali membatasi mobilitas dan aktivitasnya. Jika memungkinan untuk bekerja dari rumah maka tidak perlu ke kantor.
Omicron Semakin Brutal, Jokowi Minta Karyawan Work From Home (WFH) (FOTO:MNC Media)
Omicron Semakin Brutal, Jokowi Minta Karyawan Work From Home (WFH) (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini Indonesia tengah mengalami tren kenaikan kasus covid-19, dimana hal ini disebabkan oleh varian omicron yang semakin brutal. 

Namun dia kembali mengingatkan agar  hal ini tidak perlu ditanggapi dengan kepanikan. 

“Namun tidak perlu bereaksi berlebihan. Berhati-hati perlu, waspada perlu tapi jangan menimbulkan ketakutan, jangan menimbulkan kepanikan,” ungkapnya, Selasa (18/1/2022). 

Dia mengatakan dari hasil temuan berbagai studi termasuk laporan WHO menyebutkan varian omicron memang lebih mudah menular namun gejalanya lebih ringan. Dimana pasien yang terinfeksi varian ini umumnya pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit. 

“Tapi sekali lagi kita harus waspada. Jangan jumawa dan jangan gegabah,” ujarnya. 

Jokowi meminta agar masyarakat kembali membatasi mobilitas dan aktivitasnya. Jika memungkinan untuk bekerja dari rumah maka tidak perlu ke kantor. 

“Oleh karena itu jika bapak ibu saudara-saudara sekalian tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian. Dan untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah, work from home lakukanlah kerja dari rumah. Dan saya juga meminta untuk tidak berpegian keluar negeri jika tidak ada urusan yang penting dan mendesak,” paparnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD