AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Luhut Minta Perkantoran WFH, Wagub Ariza: Kami Dukung dan Tunggu Kebijakannya

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Selasa, 18 Januari 2022 07:50 WIB
Wagub Ariza merespon permintaan Menko Luhut terkait perkantoran kembali terapkan WFH guna menekan laju Covid-19.
Wagub Ariza merespon permintaan Menko Luhut terkait perkantoran kembali terapkan WFH guna menekan laju Covid-19.
Wagub Ariza merespon permintaan Menko Luhut terkait perkantoran kembali terapkan WFH guna menekan laju Covid-19.

IDXChannel - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespon permintaan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan terkait perkantoran kembali terapkan Work From Home (WFH) guna menekan laju penyebaran Covid-19. 

Ariza sapaan akrabnya mengatakan Pemprov DKI menunggu kebijakan resmi dari Pemerintah Pusat.

"Ya itu saran dari pak Menko, kami dukung. Tapi kami tunggu kebijakannya. Hari ini atau besok akan diputuskan," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (17/1/2022) malam.

"Kami menunggu dari satgas pusat, dari pemerintah pusat, dari kementerian terkait, kemenkes, kemenhub, nanti pak mendagri juga akan mengumumkan," tambahnya.

Kemudian, terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen ditengah lonjakan kasus Covid-19 pun menunggu keputusan selanjutnya.

"Iya PTM juga begitu, PTM ini kan dilaksanakan sesuai ketentuan aturan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam keterangan pers hasil rapat terbatas soal PPKM secara daring di Jakarta, Minggu, Luhut menegaskan bahwa meski sistem kesehatan Indonesia sudah cukup siap dalam menghadapi Omicron, kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan merupakan kunci utama menekan laju penyebaran kasus.

"Pemerintah siap, kalau masyarakat tidak siap, itu juga jadi masalah," katanya, Minggu (16/1).

Sesuai arahan Presiden Jokowi pada ratas hari ini, Luhut mengungkapkan, meski tetap mengikuti level PPKM berdasarkan asesmen yang ada, ia mengimbau masyarakat untuk mulai membatasi aktivitas keluar rumah dan berkumpul yang tidak perlu.

"Ini saya ulangi, kalau tidak perlu kumpul-kumpul, tidak usah kita kumpul. Sama halnya dengan perkantoran, jika seandainya opsi work from home masih tetap mampu menjaga tingkat produktivitas, kita serahkan kepada pimpinan teratas untuk melakukan asesmen sendiri. Saya menghimbau opsi tersebut (WFH) bisa diambil," tuturnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD