sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ASN Ini Tak Keberatan Bekerja dari Kantor Meski Ada WFH: Selama Harga BBM Belum Naik

News editor Niko Prayoga
10/04/2026 13:54 WIB
Di tengah penerapan WFH, masih banyak ASN yang harus bekerja dari kantor terutama mereka yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.
ASN Ini Tak Keberatan Bekerja dari Kantor Meski Ada WFH: Selama Harga BBM Belum Naik (FOTO:Dok Niko)
ASN Ini Tak Keberatan Bekerja dari Kantor Meski Ada WFH: Selama Harga BBM Belum Naik (FOTO:Dok Niko)

IDXChannel  - Pemerintah resmi memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para aparatur sipil negara (ASN) mulai hari ini Jumat, 10 April 2026.

Namun, di tengah penerapan WFH, masih banyak ASN yang harus bekerja dari kantor terutama mereka yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.

Salah satunya seperti Maulia Dewi Anggraeni, seorang Analis Keimigrasian Pertama di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur. Ia mengaku tidak keberatan jika memang harus tetap berangkat ke kantor di tengah ASN lain mendapat kebijakan WFH.

Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi kewajiban dirinya sebagai ASN saat mendapat arahan dari pimpinan. Apalagi, kantor imigrasi merupakan salah satu tempat krusial pelayanan publik yang menyumbang APBN Penerimaan Negara Non Pajak.

“Rasanya sih ya enggak apa-apa sih ya, selain karena kewajiban saya merasa bisa untuk berkontribusi buat negara. Karena kan ini salah satu pelayanan yang menyumbang APBN melalui penerimaan negara, bukan pajak seperti itu,” kata Dewi saat diwawancarai di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, Jumat (10/6/2026).

Bisa tetap melayani publik di tengah para ASN yang harus WFH menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dewi. Terlebih, dirinya memang sudah biasa bekerja dari hari Senin hingga Jumat sebelum diberlakukannya sistem WFH.

“Walaupun menjadi bagian kecil dari sekian kontribusi itu bisa cukup menjadi kebanggaan tersendiri sih buat saya. Ya karena emang dari Senin sampai Jumat memang kita melakukan pelayanan seperti biasa. Sebagai ASN harus siap menerima segala konsekuensi dan tugas,” tutur dia.

Selain karena tugas yang diemban serta kewajiban melayani publik. Harga BBM yang masih stabil juga menjadi salah satu alasan Dewi tidak keberatan untuk bekerja dari kantor selama masa pemberlakuan WFH oleh pemerintah setiap hari Jumat.

“Selama BBM belum naik mungkin masih bisa ya untuk ke kantor. Kalau BBMnya belum naik mungkin biayanya masih sama gitu kan,” kata Dewi.

Namun jika suatu saat harga BBM dan bahan pokok lainnya mengalami kenaikan, ia berharap pemerintah bisa memberikan intensif bagi para ASN yang masih harus tetap bekerja dari kantor di tengah ASN lainnya yang bisa bekerja dari rumah atau WFH.

“Tapi kalau sudah naik mungkin pemerintah perlu mengkaji lagi. Apakah ada istilahnya bantuan khusus untuk yang tetap harus bekerja untuk yang WFO kalau memang nanti harga-harga sudah naik, BBM naik. Karena kita kan juga kesini memerlukan biaya,” kata dia.


(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement