sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pacu Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Pemerintah Kebut Integrasi AI hingga Semikonduktor

Economics editor Rohman Wibowo
27/08/2026 09:36 WIB
Pemerintah terus memperkokoh agenda transformasi digital sebagai strategi mendongkrak produktivitas, memperkuat daya saing industri, serta pertumbuhan ekonomi.
Pacu Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Pemerintah Kebut Integrasi AI hingga Semikonduktor. (Foto: iNews Media Group)
Pacu Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Pemerintah Kebut Integrasi AI hingga Semikonduktor. (Foto: iNews Media Group)

Lebih lanjut, Airlangga menyoroti pesatnya adopsi AI di tanah air, di mana sekitar 80 persen pengguna internet telah memanfaatkan fitur berbasis AI dalam aktivitas harian mereka. Utilisasi AI telah merambah berbagai sektor produktif, mulai dari pertanian presisi dan pemanfaatan agricultural drones, digitalisasi layanan kesehatan, hingga integrasi AI berbasis komputasi awan untuk pemantauan langsung pada lini manufaktur baterai kendaraan listrik.

Di saat bersamaan, adopsi teknologi digital twin kian dioptimalkan untuk menjembatani ekosistem digital dan fisik, termasuk dalam merancang visi kota pintar Ibu Kota Nusantara (IKN) serta memodernisasi infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

Untuk mempercepat pemanfaatan AI, Pemerintah mengonsolidasikan penguatan pada tiga pilar strategis: infrastruktur, talenta, dan investasi. Dari sisi infrastruktur, Indonesia memacu pasokan energi bersih dan infrastruktur digital, termasuk ekspansi pusat data berkapasitas pipa proyek atau pipeline mencapai 1,17 GW yang menempatkan Indonesia sebagai destinasi investasi utama di ASEAN. 

Pada pilar talenta, penguatan SDM diperluas melalui program Tech Indonesia Singapore, Digital Talent Scholarship, serta insentif pemotongan pajak super (super tax deduction) hingga 200 persen bagi korporasi yang menyelenggarakan pelatihanbvokasi.

Dari aspek investasi, pemerintah mempererat kolaborasi strategis dalam membangun ekosistem AI dan semikonduktor dalam negeri. Kemitraan antara Danantara dan Arm Limited diarahkan untuk melatih 15.000 insinyur lokal, sementara kesepakatan Joint Development Agreement antara Indonesia dan Amerika Serikat pada Februari 2026 membuka komitmen investasi awal sebesar 4,89 miliar dolar AS untuk mengembangkan kawasan Galang sebagai klaster semikonduktor terpadu.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement