Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat menjadi solusi atas keterbatasan tersebut. Pelabuhan ini dirancang untuk menjadi simpul logistik baru yang modern dan terintegrasi dengan jaringan transportasi lainnya.
Peluncuran proyek ini juga merupakan tindak lanjut dari penyerahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seluas 59,5 hektare oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada Kementerian Perhubungan. Selain itu, pada peluncuran ini juga disepakati rencana hibah area Mozaik 5 dan Mozaik 6 kepada Kemenhub untuk digunakan sebagai area pendukung Pelabuhan Palembang Baru.
"Ke depan, pembangunan pelabuhan ini harus kita kawal bersama dengan prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat. Tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu beroperasi secara optimal, terintegrasi dengan jaringan transportasi lainnya, serta memberikan dampak nyata terhadap kelancaran arus barang dan pertumbuhan ekonomi wilayah," kata Dudy.
(NIA DEVIYANA)