AALI
9950
ABBA
292
ABDA
6725
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
198
ACST-R
0
ADES
3680
ADHI
840
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2270
AGAR
364
AGII
1465
AGRO
1480
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
71
AIMS
412
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
805
AKSI
740
ALDO
1385
ALKA
358
ALMI
300
ALTO
226
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.42
-0.45%
-2.32
IHSG
6655.83
-0.56%
-37.57
LQ45
948.42
-0.48%
-4.53
HSI
24243.89
-0.57%
-139.43
N225
28362.45
0.85%
+238.17
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,835
USD/IDR 14,305
Emas
836,242 / gram

Pelonggaran PPKM Sebabkan Mobilitas Meningkat, Wagub DKI: Risiko Tertular Covid-19 Juga Ikut Naik

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Selasa, 21 September 2021 06:55 WIB
Di masa pelonggaran PPKM saat ini mobilitas mulai meningkat, yang mana risiko tertular Covid-19 juga ikut naik.
Pelonggaran PPKM Sebabkan Mobilitas Meningkat, Wagub DKI: Risiko Tertular Covid-19 Juga Ikut Naik
Pelonggaran PPKM Sebabkan Mobilitas Meningkat, Wagub DKI: Risiko Tertular Covid-19 Juga Ikut Naik

IDXChannel - Pemprov DKI memberikan kelonggaran peraturan di masa PPKM kali ini untuk masyarakat. Ini diberikan pemerintah seiring dengan penurunan jumlah kasus baru Covid-19 dan menurunnya tingkat keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patri mengatakan di masa pelonggaran PPKM saat ini mobilitas mulai meningkat. Dengan demikian, risiko penularan pun semakin meningkat. Ia mengimbau masyarakat untuk membatasi mobilitas dan patuhi protokol kesehatan.

“Justru di masa pelonggaran ini potensi orang keluar rumah meningkat, potensi kerumunan meningkat, pada akhirnya potensi interaksi dapat meningkat dan pada akhirnya potensi orang tertular juga bisa meningkat. jadi justru saat sekarang harus lebih ketat disiplin diri, hindari kerumunan, berada di rumah tempat terbaik,” kata Ariza di Balai Kota (20/9/2021).

Ia mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster Covid-19 baru di Jakarta.

“Ya tentu harus tanggung jawab orangtua dijaga. sedapat mungkin sekali lagi tempat yang terbaik apalagi bagi anak-anak dan orangtua adalah di rumah semuanya juga yang lebih baik di rumah, terlebih lagi bagi anak-anak dan orangtua. jadi kami minta tetap di rumah,” ucap Ariza.

Sementara itu Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Ibu Kota.

"Alhamdulillah kondisi terkendali dan kita berharap warga masyarakat dan kita semua tentu tetap menjaga protokol kesehatan. Dan yang belum divaksin sekali lagi kita imbau, saat ini sudah tersedia berbagai jenis vaksin yang bisa dilakukan oleh masyarakat sesuai dengan kondisi Kesehatannya yang lebih aman dan bisa diterima dengan segala kondisi yang ada di masyarakat," ucap Widyastuti. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD