Sebagai latar belakang, surat yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto tersebut menyoroti iklim investasi di Indonesia yang dirasa menyulitkan investor. Para pengusaha asal China menyebutkan bahwa mereka telah menanamkan modal dalam jumlah besar, mematuhi aturan yang berlaku, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Namun dalam prosesnya, mereka merasa masih dihadapkan pada regulasi yang makin ketat serta implementasi kebijakan di lapangan yang kerap tidak konsisten. Kondisi inilah yang pada akhirnya dinilai menimbulkan ketidakpastian bagi keberlanjutan usaha mereka di Indonesia.
(kunthi fahmar sandy)