AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Pemerintah Larang Mudik 2021, MUI : Ini untuk Kebaikan Semua

ECONOMICS
Oktorizi Alpino/Sindonews
Sabtu, 27 Maret 2021 09:10 WIB
Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas mengatakan, larangan mudik lebaran 2021 memiliki tujuan mulia untuk mencegah kembali meningkatnya penyebaran Covid-19.
Pemerintah Larang Mudik 2021, MUI : Ini untuk Kebaikan Semua (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran 2021 yang berlaku untuk semua pihak. Pernyataan itu secara lugas disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Jumat (26/3/2021).

Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas mengatakan, larangan mudik lebaran 2021 memiliki tujuan mulia untuk mencegah kembali meningkatnya penyebaran Covid-19.

"Larangan mudik dalam rangka lebaran yang dikeluarkan oleh pemerintah di tahun 2021 ini dapat difahami karena masalah pandemi covid 19 di negeri ini tingkat penyebarannya masih tinggi," kata Anwar Abas dalam keterangan yang diterima, Sabtu (27/3/2021).

Dia menjelaskan, upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi yang baru saja dimulai diharapkan mampu memutus mata rantai wabah Covid-19. Untuk itu, langkah tersebut harus didukung dengan menahan diri untuk tidak bepergian karena dapat menimbulkan kerumunan yang dikhawatirkan dapat menimbulkan klaster baru.

"Pemerintah  telah melakukan berbagai langkah. Saat ini pemerintah sedang berusaha dengan sekuat tenaga untuk menyukseskan vaksinasi, agar kita sebagai bangsa dapat menekan penularan virus ini serendah mungkin kalau memang kita dan masyarakat dunia belum bisa menyetop dan menghentikannya," ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada masyarakat untuk dapat memahami kondisi saat ini yang masih berada dalam pandemi Covid-19. Jika larangan itu dilanggar, lanjut dia, dampaknya akan sangat berpengaruh besar pada aspek sosial dan ekonomi.

"Untuk itu kesadaran bersama dari seluruh warga masyarakat tentang arti pentingnya kita bersama-sama untuk menghadapi dan mengatasi masalah covid 19 ini tentu jelas sangat diharapkan. Jangan sampai merugikan dan menyulitkan kita semua," ucap dia.
(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD