Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jatah Program BSPS di DKI Jakarta pada tahun 2026 ini melonjak drastis. Jumlah total alokasi BSPS di DKI Jakarta kini menyentuh angka 5.659 unit rumah, padahal tahun sebelumnya hanya sebesar 158 unit. Dari total kuota baru tersebut, sebanyak 5.359 unit ditujukan untuk area perkotaan dan 300 unit dialokasikan bagi kawasan pesisir di Kepulauan Seribu.
Bila diperinci, wilayah Jakarta Barat mendapatkan kuota Program BSPS sebanyak 1.350 unit rumah. Berdasarkan hasil pencatatan serta verifikasi lapangan, tercatat ada 942 unit rumah sasaran yang tersebar di enam kecamatan dan 22 kelurahan. Untuk wilayah Kelurahan Kalianyar di Kecamatan Tambora sendiri mendapatkan jatah sebanyak 29 unit rumah penerima manfaat.
Di sela acara, Menteri PKP turut memberikan apresiasi yang tinggi bagi seluruh jajaran Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Jawa I yang telah bekerja ekstra keras mulai dari tahap pencatatan, verifikasi, hingga proses eksekusi program BSPS di lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim Balai P3KP Jawa I yang telah bekerja dengan baik sehingga program ini dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Maruarar.
Melalui integrasi Program BSPS dan metode Pemilihan Toko Terbuka ini, Kementerian PKP bakal menjamin penyaluran bantuan hunian yang tepat sasaran, memperbaiki kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menciptakan sistem tata kelola pembangunan perumahan yang bersih, efisien, dan bebas dari praktik korupsi.
(kunthi fahmar sandy)