Dia melanjutkan, pemerintah juga mempercepat penanaman bawang putih. Sementara pada sektor perkebunan, pemerintah fokus mempercepat hilirisasi sekaligus pengembangan komoditas strategis seperti kakao, kopi, mente, kelapa, dan tebu.
Program pengembangan perkebunan rakyat tersebut, kata dia, mencakup lahan seluas 870.000 hektare yang tersebar di berbagai daerah, termasuk seluruh kabupaten di Papua.
"Insyaallah perkebunan, sektor perkebunan yang tadi 870.000 hektare itu untuk rakyat seluruh Indonesia untuk petani kita, itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru," kata Amran.
(Nur Ichsan Yuniarto)