AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Pemerintah Tak Cari PNS yang Hanya Duduk di Belakang Meja

ECONOMICS
Dita Angga/Sindo
Jum'at, 09 April 2021 13:23 WIB
Untuk tahun ini, pemerintah mencari PNS yang bisa terjun ke lapangan bukan yang duduk di belakang meja.
Pemerintah Tak Cari PNS yang Hanya Duduk di Belakang Meja (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah telah membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini dengan total sebanyak 722.487 lowongan. Untuk tahun ini, pemerintah mencari PNS yang bisa terjun ke lapangan bukan yang duduk di belakang meja.

“Secara prinsip arahan bapak presiden memang lebih banyak kita fokuskan menerima pegawai yang bisa langsung terjun ke lapangan. Dan mengurangi pegawai administrasi yang hanya duduk di belakang meja,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo dalam konferensi persnya, Jumat (9/4/2021).

Dia mengaku telah berkoordinasi dengan beberapa kementerian/lembaga terkait hal ini.

“Saya kira sudah kita koordinasikan dengan beberapa lembaga, instansi. Seperti Kementerian Pertanian, BKKBN,” katanya

Pada kesempatan itu Tjahjo juga membeberkan jabatan-jabatan dengan alokasi kebutuhan terbanyak pada seleksi CPNS dan PPPK tahun ini. Diantaranya adalah

1.        Pemerintah Pusat jabatan terbanyaknya : Dosen, Penjaga Tahanan, Penyuluh KB, Analis Perkara Peradilan, Pemeriksa, Perawat, Analis Hukum Pertanahan, Jaksa, Dokter, Statisi, Pranata Komputer,Pranata Barang Bukti, Pengawas Farmasi dan Makanan, Penyuluh Perikanan, Perencana.

2.      Pemerintah Provinsi:

a.      Jabatan Guru: Guru BK, Guru TIK, Guru Matematika, Guru Seni Budaya, Guru Bahasa Indonesia.

b.      Jabatan Tenaga Kesehatan: Perawat, Dokter, Asisten Apoteker, Perekam Medis Apoteker

c.      Jabatan Teknis: Pranata Komputer, Polisi Kehutanan, Pengawas Benih Tanaman, Pengelola Keuangan, Pengelola Barang dan Jasa.

3.      Pemerintah Kabupaten/Kota:

a.      Jabatan Guru: Guru Kelas, Guru Penjasorkes, Guru BK, Guru TIK, Guru Seni Budaya.

b.      Jabatan Tenaga Kesehatan: Perawat, Bidan, Dokter, Apoteker, Pranata Laboratorium Kesehatan.

c.      Jabatan Teknis: Penyuluh Pertanian, Auditor, Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa, Pengelola Keuangan, Verifikator Keuangan

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPANRB Teguh Widjinarko mengatakan bahwa seleksi CPNS dan PPPK kali ini memang difokuskan untuk tenaga-tenaga yang langsung terjun ke lapangan. Tujuannya adalah untuk mendorong proses pembangunan.

“Misalnya penyuluh KB memang menjadi prioritas kami selain pendidikan. Karena BKKBN saat ini diberikan tugas untuk menjadi instansi yang mengawal stunting. Artinya penurunan angka stunting memerlukan peran penting dari penyuluh kami. Oleh karena itu kami berikan sedikit lebih banyak formasi,” ujarnya.

“Prana komputer ini juga banyak dibutuhkan dalam penerapan TIK,” lanjutnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD