Pertumbuhan kinerja tersebut juga tercermin pada indikator operasional sepanjang tahun lalu. Arus peti kemas tercatat mencapai 19,8 juta TEUs, tumbuh 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, arus kapal mencapai 1,42 miliar GT dan arus penumpang mencapai 20,4 juta orang, masing-masing meningkat 1 persen dan 5 persen dibandingkan tahun lalu.
Momentum positif tersebut berlanjut pada 2026. Hingga Mei 2026, Pelindo kembali mencatatkan pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Arus peti kemas hingga Mei 2026 mencapai 8,21 juta TEUs atau tumbuh 7 persen secara year-on-year (YoY). Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan arus peti kemas internasional sebesar 10 persen, sementara arus domestik tumbuh 4 persen.
Pada periode yang sama, kunjungan kapal tercatat mencapai 563 juta GT, meningkat 1 persen, sedangkan arus penumpang mencapai 9,45 juta orang, tumbuh 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Achmad, capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan tetap terjaga positif di tengah dinamika ekonomi global dan perdagangan internasional.