“Belanja negara sudah dibelanjakan Rp2.660,5 triliun, ini adalah 69 persen. Relatively on track, tentu nanti akan ada percepatan belanja, terutama di bulan November dan di bulan Desember. Tetapi tiga perempat tahun belanja hampir 70 persen, ini artinya juga oke, on track,” kata Suahasil.
Adapun defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di angka Rp319 triliun atau 1,24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), dengan keseimbangan primer Rp125,5 triliun.
“Memang APBN kita dari sejak awal didesain untuk defisit. Artinya, kita desain supaya belanja negara bisa lebih tinggi dari apa yang kita kumpulkan dari masyarakat, pendapatan negara,” kata Suahasil.
(Nur Ichsan Yuniarto)