AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Penetrasi Digital Capai 73 Persen, Angela Tanoesoedibjo: Adaptasi Bukan Sekadar Jual Online

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Rabu, 01 Desember 2021 06:25 WIB
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, lalu lintas internet di Indonesia selama masa pandemi ternyata meningkat 40 persen.
Penetrasi Digital Capai 73 Persen, Angela Tanoesoedibjo: Adaptasi Bukan Sekadar Jual Online. (Foto: MNC Media)
Penetrasi Digital Capai 73 Persen, Angela Tanoesoedibjo: Adaptasi Bukan Sekadar Jual Online. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, lalu lintas internet di Indonesia selama masa pandemi ternyata meningkat 40 persen. Dengan demikian, angka penetrasi internet pun sudah mencapai lebih dari 73 persen secara nasional.

“Di Indonesia, ada pertumbuhan luar biasa dalam penggunaan lalu lintas internet, hingga 40 persen selama pandemi. Pada awal tahun 2021, tercatat lebih dari 202 juta pengguna internet, meningkat 15,5 persen hanya dalam satu tahun. Artinya penetrasi internet di Indonesia saat ini sudah lebih dari 73 persen,” kata Wamenparekraf Angela, ditemui dalam gelaran Indonesia Modest Fashion Week World Conference, di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta Pusat, Selasa (30/11/2021). 

Tidak dipungkiri, salah satu aktivitas dunia maya masyarakat adalah berbelanja online. Termasuk berbelanja barang-barang atau produk-produk sektor ekonomi kreatif seperti fashion. 

Seiring dengan kemajuan dunia digital yang makin pesat, begitu membantu pergerakan ekonomi sektor ekonomi kreatif, termasuk dunia fashion. Angela menghighlight, kemajuan digital ini dibarengi dengan tantangan besar yakni beradaptasi dengan teknologi. Bukan hanya sekedar bisa berdagang online, tapi juga mengerti mengolah data yang ada.

“Tantangan utama industri kreatif, termasuk industri fashion modest adalah beradaptasi dengan teknologi. Dari model bisnis dan organisasi yang sesuai hingga sumber daya manusia. Kita harus bisa beradaptasi dengan digitalisasi sampai ke inti, bukan hanya menjual barang secara online tetapi juga menganalisis big data untuk membuat produksi kita lebih efisien dan prediktif terhadap kebutuhan konsumen,” lanjutnya. 

Maka dari itu, berkaca pada kebutuhan akan pengolahan data dengan baik dan tepat sasaran. Angela menegaskan, idealnya kemampuan sumber daya manusia Indonesia harus terus meningkat. 

“Kita juga perlu membekali sumber daya manusia kita dengan kemampuan baru untuk memaksimalkan penggunaan teknologi,” pungkas Wamenparekraf Angela. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD