AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Pengapalan Tertunda, Jadi Pemicu Ekspor Karet di Sumut Anjlok

ECONOMICS
Wahyudi Aulia Siregar
Minggu, 12 September 2021 21:54 WIB
Realisasi ekspor karet di Sumatera Utara (Sumut) pada bulan Agustus 2021 tercatat seberat 27.323 ton. Turun 12,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 
Pengapalan Tertunda, Jadi Pemicu Ekspor Karet di Sumut Anjlok (ilustrasi)

IDXChannel - Realisasi ekspor karet di Sumatera Utara (Sumut) pada bulan Agustus 2021 tercatat seberat 27.323 ton. Turun 12,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatera Utara, Edy Irwansyah, yang menyebut penurunan disebabkan adanya penundaan pengapalan (delay shipment) sebagai dampak dari minimnya kapal pengangkut (mother vessel).

"Keputusan penundaan utamanya diakibatkan mother vessel pengangkut karet yang ada di transhipment port sudah penuh. Penuhnya kapal ini karena penurunan frekuensi sejak beberapa bulan yang lalu. Transhipment port untuk ekspor karet dari Sumatera Utara ada di 3 pelabuhan negara tetangga. Yakni Port of Singapore, Port of Tanjung Pelepas (Malaysia), dan Port Klang (Malaysia)," kata Edy, Minggu (12/9/2021).

Delay shipment tidak hanya dikarenakan penuhnya kapasitas mother vessel, melainkan juga disebabkan terbatasnya ketersediaan metalbox untuk palet kemasan karet.

"Selain itu, pabrik pengolahan karet menghadapi keterbatasan pasokan bahan baku karena wilayah Sumatera bagian Utara telah memasuki musim hujan," tukasnya. 

Sementara itu selama periode tahun berjalan (Januari-Agustus) 2021, ekspor karet Sumut telah mencapai 245.747 ton. "Secara year on year, ekspor sampai Agustus masih mengalami peningkatan 2%," tambahnya. 

Untuk diketahui, ekspor karet alam Sumatera Utara didominasi karet remah (crumb rubber) dengan jenis SIR20. Karet asal Sumut paling banyak diekspor ke Jepang (30,6%), Brazil (13,74%), Amerika Serikat (9,67%), Canada (5,58%) dan India (4,8%). (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD